Selasa, 15 Agustus 2017

Pamflet Penggunaan Lampu Isyarat Dan Sirine Sat Lantas Polres Jembrana.

Dikyasa Polres Jembrana – Sesuai Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 59 ayat 5 (lima) mengenai penggunaan lampu isyarat dan sirine.

Menururt pasal 59 UU lalu lintas dan angkutan jalan, rotator atau lampu isyarat bisa berwarna merah, biru atau kuning.

Lampu isyarat warna biru dan sirine digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Polri, lampu isyarat warna merah dan sirine digunakan untuk kendaraan bermotor Tahanan, Pengawalan dan TNI, Pemadam Kebakaran, Ambulans, Palang Merah, Rescue dan Jenasah, sedangkan lampu isyarat warna kuning tanpa sirine digunakan untuk kendaraan bermotor seperti : Patroli Jalan Tol, Pengawasan sarpras lalu lintas (LLAJ), Perawatan dan Pembersihan Fasilitas Umum, Menderek Kendaraan dan Angkutan Barang Khusus.


 “Selain yang tercantum pada pasal 59 ayat 5 (lima) dihimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan lampu isyarat dan sirine atau rotator” ujar Kanit Dikyasa Polres Jembrana Ipda I Ketut Suartawan, SH.